Minggu, 29 November 2009

Goyang Kediri !!!





Dengan semangat ideologi pancasila yang terbuka, kami bergerak untuk menyadarkan kembali masyarakat indonesia yang terpecah belah akibat Gliford Gertz dengan penelitian mojokhutonya. Lihat warga kediri pun hormaty pada Indonesia dan pancasila.
Statemen kader2 Gerakan Moral Rekonsiliasi Pancasila (GMRP) di Pare Kediri, dengan kirab budaya, tgl 15 November 2009, adalah Mari Gerakkan Rekonsiliasi untuk: 1.Kembalikan Kewibawaan KPK, Polri & Kejagung di mata rakyat,
2.Tegakan kasus utama Bank Century tentang Accountability & kembaikan 6,7 Trilyun sebagai subtansi, dan jangan sampai kabur karena permainan elit

GMRP mulai Bergerak !!!





http://www.koskosanku.com/artikel/ada-apa-di-surabaya/15/380/teatrikal-peringati-hari-pahlawan
Kelana Kota
10 November 2009, 19:09:54| Laporan J. Totok Sumarno
Hari Pahlawan
GMRP Gelar Refleksi Teatrikal Hari Pahlawan Didepan Grahadi
suarasurabaya.net| Berbagai cara dilakukan masyarakat memperingati Hari Pahlawan. Selasa (10/11) GMRP menggelar refleksi teatrikal Hari Pahlawan didepan Grahadi. Aksi mengundang perhatian pengguna jalan.

Sekurangnya 200 orang yang mengaku aktivis Gerakan Moral Rekonsiliasi Pancasila (GMRP) yang berasal dari berbagai elemen masyarakat, diantaranya sejumlah komunitas budaya menampilkan aksi teatrikal.

Satu diantara pelaku aksi teatrikal mendandani diri dengan sarung serta ikat kepala layaknya laki-laki desa yang sederhana. Sekujur tubuhnya terikat kawat, sedangkan dibagian wajahnya dipenuhi darah.

Pertemuan dengan empat orang masing-masing dua diantaranya mengenakan jubah hitam dan dua sisanya mengenakan jubah berwarna putih, dan tanpa kepala, melainkan kotak dengan gambar berbeda-beda, menjadikan sang tokoh dihajar habis-habisan.

“Ini sebuah gambaran bahwa keberadaan mereka yang berjasa terhadap negeri ini, tidak mendpaatkan penghargaan semestinya. Lihat saja para pejuang, veteran, nasibnya kurang mendapat perhatian pemerintah,” kata M. Agil Akbar satu diantara coordinator aksi, Selasa (10/11).

Berharap nasib orang-orang berjasa pada negeri ini diberikan perhatian oleh pemerintah sekaligus, mengingatkan bahwa nilai kejuangan bisa dalam bentuk apa saja, termasuk membela Pancasila serta mempertahankannya, aksi GMRP, Selasa (10/11) berakhir setelah teatrikal dan orasi berakhir.(tok)